• Kopi Radix Sinergi

    Kopi Radix Sinergi

  • Extra Food

    Extra Food

  • Etta Goat Milk

    Etta Goat Milk

  • Madu Asli HPA Indonesia

    Madu Asli HPA Indonesia

Showing posts with label AKHLAK. Show all posts
Showing posts with label AKHLAK. Show all posts

Tuesday

Ikut Perayaan Tahun Baru, Bolehkah?



Pada zaman Nabi Muhammad SAW hidup dulu, ada sebagian kaum muslimin yang ikut merayakan hari perayaan kaum Arab Jahiliyah. Ketika Nabi SAW mengetahuinya, beliau melarang umat Islam mengikuti perayaan Arab Jahiliyah. Hal ini tercantum dalam sebuah hadits berikut: 

عَنْ أَنَسٍ قَالَ قَدِمَ رَسُولُ اللهِ الْمَدِينَةَ وَلَهُمْ يَوْمَانِ يَلْعَبُونَ فِيهِمَا فَقَالَ: مَا هَذَانِ الْيَوْمَانِ. قَالُوا كُنَّا نَلْعَبُ فِيهِمَا فِى الْجَاهِلِيَّةِ. فَقَالَ رَسُولُ اللهِ : إِنَّ اللهَ قَدْ أَبْدَلَكُمْ بِهِمَا خَيْرًا مِنْهُمَا يَوْمَ الأَضْحَى وَيَوْمَ الْفِطْرِ

Dari Anas, ia berkata: Ketika Rasulullah SAW datang ke Madinah, penduduknya mempunyai dua hari yang biasa dirayakan (yaitu hari Nairuz dan Mihrajan).
Lalu Rasulullah SAW bertanya: "Ada apa dengan dua hari itu?"
Mereka menjawab: "Kami sudah biasa merayakannya sejak zaman jahiliyyah."
Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya Allah telah menggantikan untuk kalian dua hari tersebut dengan dua hari yang lebih baik, yaitu IdulAdha dan Idul Fitri."
(Hadits riwayat Imam Abu Dawud no. 1136, dan Imam An-Nasa`i no. 1567)

Apa itu hari Nairuz dan Mihrajan?

Hati-hati dengan 'Dewa Fortuna'

Kita sering mendengar seseorang yang berkata: "Dewi fortuna belum memihak anda", atau perkataan seseorang: "Dewa fortuna belum bersama timnas" dan seterusnya perkataan yang sejenis seperti itu.

Tahukah anda bahwa dewa/dewi fortuna adalah dewa kesempatan atau keberuntungan Romawi. Bangsa Romawi meyakini bahwa keberuntungan berasal dari dewa tsb.

Dalam Islam, kepercayaan seperti itu dapat menjerumuskan seorang muslim ke dalam dosa syirik (dosa menduakan/menyekutukan Allah).

Padahal dosa syirik adalah dosa yang paling berat dan paling besar, sampai-sampai Allah tidak akan mengampuni pelaku dosa tsb bila sang pelaku tsb mati dan masih bersimbah dosa tsb.

Monday

Menyingkap Taqiyah Orang Syi'ah


Dalam sebuah diskusi di dunia maya, seorang Sunni Indonesia bertanya kepada seorang Syi’ah Indonesia: “Apa hukumnya orang yang tidak percaya pada 12 imam Syiah?”

Orang Syi’ah tsb menjawab: “Tidak perlu dihukumi apa-apa. Keyakinan tidak bisa dipaksakan”.

Orang Sunni: “Kalo yang tidak mengimani imamah tidak ada hukumnya, terus apa bedanya antara yang beriman kepada imamah dan yang tidak? Kalau begitu Abu Bakar RA dan sahabat-sahabat  Nabi yang lain juga tidak bersalah, kan tidak ada hukumnya mengingkari imamah?”

Orang Syi’ah: “Yang mengimani imamah punya satu kelebihan dibandingkan dengan yang tidak mengimani imamah”.

Orang Sunni: “Ini pendapat mas pribadi ya? Kalo pendapat mazhab Syi'ah imamiyah itsna 'asyariyah tentang mereka yang tidak beriman pada 12 imam Syiah apa mas?”

Thursday

Ketika Buya Hamka Bicara tentang Wahabi dan Pemilu

Dalam buku “Dari Perbendaharaan Lama,” Buya HAMKA dengan gamblang beliau merinci berbagai fitnah terhadap Wahabi di Indonesia sejatinya telah berlangsung berkali-kali. Sejak Masa Penjajahan hingga beberapa kali Pemilihan Umum yang diselenggarakan pada era Orde Lama, Wahabi seringkali menjadi objek perjuangan yang ditikam fitnah dan diupayakan penghapusan atas eksistensinya. Mari kita cermati apa yang pernah diungkap Buya Hamka dalam buku tersebut:

“Seketika terjadi Pemilihan Umum , orang telah menyebut-nyebut kembali yang baru lalu, untuk alat kampanye, nama “Wahabi.” Ada yang mengatakan bahwa Masyumi itu adalah Wahabi, sebab itu jangan pilih orang Masyumi. Pihak komunis pernah turut-turut pula menyebut-nyebut Wahabi dan mengatakan bahwa Wahabi itu dahulu telah datang ke Sumatera. Dan orang-orang Sumatera yang memperjuangkan Islam di tanah Jawa ini adalah dari keturunan kaum Wahabi.

Memang sejak abad kedelapan belas, sejak gerakan Wahabi timbul di pusat  tanah Arab, nama Wahabi itu telah menggegerkan dunia. Kerajaan Turki yang sedang berkuasa, takut kepada Wahabi. Karena Wahabi adalah

Friday

“Di Zaman Rasul, Orang Syiah Suka Mencuri Sandal?”

Telah diadakan diskusi antara tujuh ulama Syiah di depan ulama Ahlu Sunnah atas undangan Presiden Iran. Diskusi ini diadakan untuk mengetahui titik perbedaan antara dua kelompok tersebut.

Ketika seluruh ulama Syiah telah hadir, akan tetapi tak satupun ulama Sunni yang datang.

Tiba-tiba masuklah seorang yang membawa sepatu di bawah ketiaknya. Ulama Syiah terheran-heran, kemudian mereka bertanya, “Kenapa kamu membawa sepatumu?”

KEBAIKAN Vs KEBURUKAN

(mengambil ibroh dari 'air keruh dalam gelas')

Air keruh dalam gelas bisa dijernihkan dengan cara menuangkan air bersih ke dalam gelas secara terus menerus, karena air dalam gelas akan meluap dan air keruh pun ikut terbawa meluap keluar. Air dalam gelas pun sedikit demi sedikit berubah menjadi jernih.

Kenapa tidak dibuang saja air keruh tsb lalu masukkan air bersihnya? hemat waktu dan tidak pakai lama?

Betul sekali. Tapi

Wednesday

IDUL FITRI

Ramadhan nan berkah telah pergi
Sedih hati tak terbendung lagi
Berharap tuk berjumpa kembali
Dengan bulan Ramadhan tahun nanti

Dengan Ramadhan kita belajar menata diri
Menjaga lisan, mata, telinga dan hati
Qiyamul lail, tilawah qur’an menjadi tradisi
Untuk selalu dekat dengan Ilahi

Idul Fitri yang dinanti telah kita jumpai
Senang hati karena hidangan bisa dinikmati
Ukhuwah hidup kembali setelah hampir saja mati
Dengan silaturahim, panjang umur dan tambah rejeki

Perjuangan sebenarnya telah menanti
Sebelas bulan yang akan diarungi
Kesabaran dan kesyukuran akan terus diuji
Hingga bertemu lagi dengan Ramadhan yang diberkahi

By:
Ulil Albab | Bekasi, 7 Agustus 2013
------------------------------------------------------

Taqobbalallohu minna wa minkum
Selamat Hari Raya Idul Fitri
Mohon Maaf Lahir Batin

Sunday

Menyalahkan Setan?

Sebagian orang sering menyalahkan setan (syaitan) ketika mereka berbuat dosa dan kesalahan.
"ini semua gara-gara setan yang menyebabkan saya berbuat dosa", demikianlah sebagian contoh ucapan mereka saat menyalahkan setan.

Apakah dengan menyalahkan setan atas semua dosa yang telah diperbuat kita bisa terbebas dari dosa?

Jawabannya tentu tidak bisa, karena pada hari perhitungan nanti setan tidak mau disalahkan. Coba kita simak firman Allah dalam surat Ibrahim ayat 22 yang maknanya:

Tuesday

TAHUN BARU

Tengah malam tiup trompet dan pasang petasan
Berpesta pora tanpa tahu apa tujuan
Logika akal sehat mana yang digunakan
Ganggu orang tidur tanpa perasaan

Siang dan malam terus dilalui
Hari demi hari terus berlari

Friday

Dengki dan Penyakit Jantung

Kesehatan adalah harta yang paling berharga yang dimiliki oleh seorang manusia. Hanya orang sakitlah yang mampu melihat mahalnya dan berharganya arti kesehatan. Semoga kita mampu memaksimalkan kesehatan dalam hal-hal yang diridhoi dan dicintai oleh Allah.

Allah menciptakan segala sesuatu di Bumi ini dengan ukuran dan takaran. DIA pula yang menciptakan hukum sebab-akibat padanya. Sakit yang diderita oleh seseorang -tidak lain dan tidak bukan- ada penyebab yang menghantarkannya kepada sakit tersebut.

Penyebab sakit ada dua macam, penyebab fisik dan non fisik. Penyebab fisik bisa datang dari virus dan kuman yang menyerang badan manusia atau bisa pula datang dari pola makan yang berlebihan, baik berlebihan dalam mengkonsumsi makanan dan minuman ataupun berlebihan dalam tidak makan dan minum (diet).

وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ
“Makanlah kalian dan minumlah, dan janganlah kalian berlebihan. Sesungguhnya Allah tidak suka orang yang berlebih-lebihan.” (QS.Al-A’raf: 31)

Sedangkan penyebab kedua adalah non fisik (psikis/kejiwaan). Jiwa dan raga ibarat dua wajah dalam kepingan uang logam. Ketika seseorang marah, maka tekanan darah orang tersebut menjadi naik dan nafas orang tersebut menjadi terengah-engah seperti orang usai berolah raga. Yang marah itu perasaan dan jiwanya, namun raganya ikut terpengaruh oleh perasaan dan jiwanya. Ini adalah bukti bahwa jiwa dan raga memiliki keterkaitan yang sangat kuat.